Inspektorat Kabupaten Temanggung - Koordinasi
Waktu : Selasa, 11 Maret 2025
Tempat : Aula Progo, Bappeda Kabupaten Temanggung
Kegiatan : Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD 2025-2029 & Ranwal RKPD 2026
Inspektorat Kabupaten Temanggung turut hadir dalam Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Temanggung Tahun 2025-2029 dan Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Temanggung Tahun 2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Temanggung drg. Nadia Muna, Pimpinan DPRD, Kepala Bappeda Provinsi Jawa Tengah, Perangkat Daerah, Kelurahan, Organisasi Masyarakat, BUMN/BUMD, Akademisi, serta Instansi Vertikal.
Tujuan Konsultasi Publik:
- Mendapatkan masukan dan aspirasi dari berbagai pemangku kepentingan untuk menyusun dokumen perencanaan pembangunan yang lebih komprehensif.
- Menyesuaikan program dan kegiatan prioritas melalui koordinasi lintas sektor.
- Menjamin keterpaduan antara kebijakan daerah dan nasional dalam perencanaan pembangunan jangka menengah dan tahunan.
Pengembangan Sumbu Imajiner Masuk Salah Satu Prioritas Ranwal RPJMD
Dalam forum ini, Wakil Bupati drg. Nadia Muna menyampaikan bahwa salah satu prioritas utama dalam Rancangan Awal RPJMD selain pengembangan pedesaan adalah penataan kota, termasuk:
- Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan strategis.
- Pengembangan garis atau sumbu imajiner yang menghubungkan kawasan pusat olahraga, pendidikan, ekonomi kreatif, dan rekreasi di Kowangan hingga revitalisasi kawasan Alun-alun sebagai pusat kegiatan publik.
- Pengembangan kawasan kuliner dan ekonomi di Pandean, yang akan terhubung dengan pedestrian citywalk untuk menciptakan kawasan yang lebih tertata dan nyaman bagi masyarakat.
"Untuk penataan-penataan, ada grand design yang akan kita godok kembali. Kita ingin pedestrian citywalk ini menghubungkan kawasan strategis mulai dari Kowangan hingga Pandean, guna mengembalikan Temanggung Bersenyum Kembali," ujar Wabup Nadia.
Dalam penyusunan Ranwal RPJMD dan RKPD ini, Pemerintah Kabupaten Temanggung juga telah melakukan Focus Group Discussion (FGD) dengan berbagai pihak serta diskusi mendalam untuk menyepakati sektor infrastruktur dasar dan pertanian sebagai skala prioritas utama pembangunan daerah.
Kegiatan konsultasi publik ini kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi guna menyempurnakan perencanaan pembangunan Temanggung ke depan.